BRIN dan BNPT Perkuat Riset dan Penanggulangan Terorisme Berbasis Teknologi

Jakarta: Humas Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat kerja sama pencegahan terorisme berbasis riset kebangsaan. Khususnya pada isu kontemporer yaitu Indonesia dan dinamika kontemporer.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan ada potensi penelitian untuk mendukung tugas dan fungsi BNPT terkait pemberantasan terorisme, radikalisme dan berbagai kegiatan yang mengarah pada disintegrasi bangsa. Banyak yang dapat dilakukan dari kegiatan penelitian untuk memahami terorisme dari perspektif humaniora, serta aspek teknologi, dan bagaimana meningkatkan pencegahan melalui penerapan teknologi.

“Silahkan BNPT menikmati Sumber daya riset dan inovasi di BRIN”, jelas Direktur BRIN saat penandatanganan nota kesepahaman antara BRIN dengan BNPT, Kamis 3 Februari 2022.





Apa pendapat Anda tentang artikel ini?


Handoko menjelaskan, kerjasama serupa dengan BNPT pernah dilakukan pada 2014 dengan Puslitbang Politik dan pada 2017 dengan Puslitbang Penginderaan Jauh. “Data saya menunjukkan bahwa pada tahun 2014, Pusat Kajian Kebijakan menghasilkan Modul Pencegahan Terorisme, dan pada tahun 2017 bersama Pusat Sensori, penyediaan data satelit (foto) untuk kawasan hutan sebagai pemetaan kawasan dan pengenalan benda-benda mencurigakan dan mata pelajaran”, lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BNPT Boy Rafli Amar menjelaskan kontraterorisme berbasis riset merupakan langkah dalam misi BNPT. Melalui kerjasama ini, ia meyakini dengan dukungan BRIN, kualitas hasil kajian (penelitian) dan pemanfaatan teknologi kontraterorisme akan meningkat.

“Kami sangat yakin dapat berkontribusi pada hasil, bahkan sebagai mitigasi terhadap perkembangan virus radikal dan terorisme, dan kami dapat menularkannya kepada masyarakat luas. Bagaimana jika kita mencapai tujuan nasional ini dengan bekerja sama, melindungi Indonesia? dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Boy.

Baca juga: Pesantren yang Berafiliasi dengan Terorisme, Staf Kementerian Agama: BNPT Bekerja Sama dengan Kementerian Aliran

Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk menciptakan sinergi dan integrasi dalam pelaksanaan dan realisasi fungsi, serta meningkatkan peran aktif sesuai dengan fungsinya masing-masing dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme di Indonesia. Selain itu, kerja sama yang direncanakan selama tiga tahun ke depan ini berperan sebagai pendukung RPJMN di bidang radikalisme dan terorisme.

Peran ini dinilai membutuhkan data riset dan investigasi untuk menghasilkan Indeks Potensi Radikalisme dan Indeks Risiko Terorisme untuk meningkatkan kewaspadaan bangsa.

(LANGIT)

.


Source link

Baca Juga   DPD dorong KLHK gunakan teknologi digital intai pembalakan pembohong TNKS