Teknologi TechbrosFI dan Elang AI Bisa Atasi Kesenjangan Akses Internet dan Berdayakan Ekonomi Masyarakat Rural di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com –Jumlah pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan secara tahunan. Data Melansir yang ditampilkan di laman Statista.com, Sabtu (29/1/2022), rerata peningkatannya mencapai 10 juta orang per tahun. Per Maret 2021, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 212,35 juta orang.

Meski demikian, penetrasi internet tidak merata di seluruh wilayah Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 mengungkap bahwa hanya 10 dari 34 provinsi yang memiliki proporsi pengguna internet lebih tinggi dari pada rerata nasional. Padahal, akses internet merupakan infrastruktur penting untuk mendorong digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi digital.

Seperti diketahui, Indonesia dinilai memiliki potensi ekonomi digital yang cukup besar. Total nilai penjualan atau nilai barang dagangan kotor (GMV) Indonesia pada 2021 mencapai 70 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Pada tahun 2025, GMV meningkat menjadi 146 miliar dollar AS.

Masalah disparitas akses internet yang disebabkan oleh kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari belasan ribu pulau. Hal ini pun menjadi tantangan bagi pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong ekonomi digital. Terlebih, pandemi Covid-19 mengakselerasi penetrasi internet di berbagai sektor.

Bila disparitas akses internet tidak segera diatasi, pertimbangan ekonomi antardaerah bisa semakin melebar. Padahal, akses internet dan ekonomi digital merupakan salah satu pendorong pemerataan kesejahteraan di Tanah Air.

Chief Executive Officer (CEO) Techbros Yudhi Rahadian mengatakan, sama seperti di kota, masyarakat di daerah pedesaan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menikmati akses internet.

Karena itu, Yudhi melalui memulai Techbros yang didirikan pada 2017 mengembangkan jaringan pribadi TechbrosFI guna memeratakan akses internet. Inovasi ini disokong teknologi Magma Core dan Open Radio Access Network (Open RAN) dengan mengusung prinsip sumber terbuka.

“Dengan jaringan pribadi, kini siapa pun bisa memiliki jaringan internet sendiri. Termasuk masyarakat di daerah yang belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi, seperti serat optik ataupu pemancar pemancar (BTS),” ujar Yudhi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga   Peneliti Departemen Pertanian dukung kebebasan mengembangkan teknologi pertanian di BRIN - BRIN

Internet untuk berdayakan ekonomi masyarakat pedesaan

Yudhi menilai, keberadaan teknologi internet tak serta-merta hanya memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, menggunakan media sosial (medsos), dan memanfaatkan platform perdagangan elektronik.

Lebih dari itu, internet hadir untuk mendorong masyarakat semakin berdaya dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan begitu, internet dapat berdampak positif, baik secara sosial maupun ekonomi.

Yudhi menjelaskan, Techbros bekerja sama dengan integrator solusi dalam mengimplementasikan jaringan pribadi berbasis 4G dan 5G menggunakan teknologi Open RAN.

Teknologi Open RAN sendiri berbasis teknologi sumber terbuka (terbuka) yang merupakan kolaborasi di bawah naungan komunitas Telecom Infra Project (TIP). Saat ini, Open RAN berada di Telkom University yang Mulanya sebagai TIP Community Lab.

“Dengan TechbrosFI, kami tidak menawarkan teknologi, tetapi juga solusi dalam satu bundling sekaligus, mulai dari Open Mobile Core, Open RAN, hingga Elang AI,” jelasnya.

Adapun teknologi jaringan pribadi milik Techbros sudah diimplementasikan untuk memberdayakan perekonomian masyarakat di daerah pedesaan.

Salah satunya adalah pengembangan potensi ekonomi Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara yang menggunakan teknologi jaringan pribadi dan Elang AI.

Techbros dan IYKRA bekerja sama dengan TIP dan Telkom University yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Kemaritiman) untuk mengoptimalkan potensi sumber daya di kawasan, yakni di sektor pertanian, Techbros mengusung misi internet pertanian.

Di kawasan tersebut, Kementerian Kemaritiman mengembangkan ekosistem pertanian cerdas Dan pertanian cerdas menggunakan Elang AI dari Techbros. Sayangnya, jaringan internet di Kecamatan Pollung tak mencukupi.

Karena itu, Techbros menyediakan solusi teknologi jaringan pribadi ke kecamatan tersebut. Teknologi ini bekerja untuk menyokong jaringan internet.

“Teknologi seperti AI (Kecerdasan buatan), data besarataupu ilmu data tidak akan bisa bekerja secara optimal bila suatu kawasan tak didukung internet mencukupi. Oleh karena itu, kami ‘kawinkan’ antara TechbrosFI, jaringan pribadidan Elang AI dalam proyek percontohan di Kecamatan Pollung,” terang Yudhi.

Baca Juga   Kiprah Ainun Najib di Dunia Teknologi yang Bikin Jokowi Kepincut

Melalui proyek percontohan tersebut, Yudhi berharap, TechbrosFI dan Elang AI dapat membantu petani Humbang Hasundutan dalam menentukan masa tanam dan panen, jenis tanaman potensial, serta jumlah pupuk yang digunakan.

Selain di Sumut, Techbros juga menjangkau kawasan pedesaan lainnya di timur Indonesia, yaitu di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yudhi menilai, Pulau Alor merupakan kawasan dengan potensi wisata bahari yang belum terjangkau oleh infrastruktur digital. Guna memaksimalkan potensi ekonomi masyarakat setempat, Techbros menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) Alor dan komunitas lokal.

“Untuk Alor, kami tengah membangun kesadaran (kepada masyarakat seempat). Dengan membangun jaringan internet yang kuat melalui jaringan pribadipara pengembara digital bisa bekerja secara hibrida dari sana. keberadaan mereka secara otomatis ikut menggeliatkan perekonomian masyarakat Alor,” terang Yudhi.

Tidak hanya di Alor, imbuh Yudhi, jaringan pribadi juga diimplementasikan di daerah pedesaan yang masih belum terjangkau akses internet. Techbros berencana menyebar jaringan jaringan pribadi di Buat titik di desa-desa untuk mendukung internet desa.

Dengan teknologi Magma Core dan Open RAN, setiap desa di wilayah rural dapat memiliki jaringan pribadi secara mandiri. Jaringan pribadi juga dapat digunakan industri manufaktur ataupun institusi yang berlokasi di daerah terpencil dengan layanan internet terbatas.

Yudhi berharap, dengan keberadaan internet, masyarakat Indonesia semakin berdaya sehingga perekonomian dan kondisi sosial semakin berkembang.

“Itu harapan kami membawa internet ke desa,” tuturnya.

Lebih efisien

Yudhi mengatakan, pengimplementasian jaringan pribadi lebih efisien daripada jaringan lain karena tidak memerlukan biaya investasi tinggi untuk membangun menara BTS. Dari segi komponen dan perangkat pendukung, jaringan jaringan pribadi juga lebih terjangkau dengan prinsip sumber terbuka.

Teknologi Open RAN yang diusung pun mengadopsi konsep antarmuka terbuka. Masyarakat dapat menggunakan kombinasi perangkat radio, seperti unit radio Dan pita dasartanpa bergantung pada salah satu merek yang spesifik.

Baca Juga   Panasonic Mengumumkan Teknologi Lensa Berkualitas dan Terjangkau

Open RAN juga menawarkan teknologi terbuka yang sudah terstandardisasi serta struktur biaya yang lebih bersaing. Hal ini memberikan kesempatan bagi para operator untuk mengembangkan jaringan secara lebih luas.

“Dengan begitu, pengguna jaringan pribadi memiliki lebih banyak opsi dalam memilih vendor yang dapat memberikan kasus bisnis terbaik. (Bagi operator) bisa mengefisienkan biaya belanja modal (capex) dan pengeluaran operasional (opex),” jelas Yudhi.

Dari sisi keamanan pun, jaringan pribadi lebih terjamin dari jaringan kesetiaan nirkabel (Wi-Fi) dengan berbagai tahapan keamanan kacau.

Sebagai informasi, Techbros bekerja sama dengan Telkom University (Tel-U) dan Telecom Infra Project (TIP) dalam pengembangan TechbrosFI.

Adapun TIP adalah organisasi internasional dengan anggota utama perusahaan teknologi besar, seperti Facebook, Intel, Rakuten, Vodafone, serta Hawlett Packard Enterprise, termasuk Techbros. Komunitas perusahaan global ini bekerja sama mengembangkan pengembangan solusi teknologi sumber terbuka.

Sementara itu, Tel-U merupakan laboratorium Open RAN pertama di Indonesia yang mendukung Techbros dalam mengembangkan setiap kasus penggunaan.

.


Source link