Tidak ada insentif bagi tenaga kesehatan saat kasus COVID-19 di Kalsel meningkat

BANJARMASINPOST.CO.ID, Banjarmasin – Terhitung Juli 2021 hingga saat ini, insentif bagi tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19 di tiga rumah sakit pemerintah Provinsi Kalsel belum dibayarkan.

Direktur RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Isaac Zwelkernin Akbar membenarkan, sejak Juli lalu insentif bagi tenaga kesehatan belum dibayarkan.

Namun, tenaga kesehatan (nakes) diminta tetap beroperasi secara maksimal.

Ia mengatakan, Sabtu (5/2/2022): “Kita harus berusaha membantu pemulihan pasien Covid-19 agar bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.”

Isaac menjelaskan, sejak Januari hingga Juni 2021, sebanyak 1.985 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat/bidan dan tenaga kesehatan lainnya di RS Ansari Saleh Banjarmasin mendapat insentif pada 21 Oktober 2021, dengan total anggaran sekitar 13 orang lagi. miliar rupiah. .

Baca juga: Mulai Senin, PTM akan kembali digelar di Banjarmasin secara terbatas

Baca juga: Sebanyak 14 pasien dirawat karena Covid-19 di RS Idaman Banjarbaru

Sedangkan stimulus dari Juli tahun lalu belum terbayar. Permohonan telah diajukan, dan masih menunggu proses dari lembaga pendanaan daerah untuk pembayaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sebenarnya insentif Nakes tahun 2020 akan didapat dari Kementerian Kesehatan RI. Tapi tahun 2021 dari dana APBD. Tenaga kesehatan berhak menerima insentif karena sudah berjuang membantu pasien yang rawan Covid. ,” kata Ishak, Pj Direktur RSUD Ulin Banjarmasin yang belum sembuh total hingga berusia 19 tahun.

Di sisi lain, dr Isaacs mengaku mengalami nasib serupa di RS Olin Banjarmasin. Bahkan tunggakan insentif tenaga kesehatan di RS Ulin Banjarmasin dipastikan lebih besar dari RS Ansari Saleh.

“RS Olin Banjarmasin pasti lebih besar, sekitar 1,5 kali lebih besar. Tapi saya tidak punya datanya karena datanya ada di kantor,” ujarnya.

Baca Juga   Manfaat Ampas Kopi untuk Kesehatan Kulit yang Tak Terduga, Jangan Terburu-buru Dibuang!

Terkait kondisi di rumah sakit yang saat ini kasus positif Covid-19 semakin meningkat, kata dr Isaacs, saat ini ada 11 pasien yang dirawat. Di RS Ansari Saleh Banjarmasin ada 9 pasien.

Baca juga: Data terbaru persebaran Covid-19 di Indonesia, Jakarta masih tertinggi, Kalsel sudah ada di posisi ini

Baca juga: Belum ada hasil kasus Covid-19 di lingkungan sekolah, dan Dinas Pendidikan Batula masih melaksanakan PTM . secara penuh




Source link