Demi Kesehatan Kulit, Perhatikan Ini Saat Memilih Perawatan Kulit Halaman all

KOMPAS.com – Memiliki kulit wajah yang sehat dan cera menjadi impian banyak orang.

Selain menghidrasi dan memberikan nutrisi yang cukup agar kulit tetap sehat, pilih perawatan kulit atau produk-produk kecantikan yang tepat bagi wajah juga menjadi hal penting.

Lantas, bagaimana tips memilih perawatan kulit yang baik?

Dosis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman dr Ismiralda Oke Putranti mengatakan, prinsip dasar perawatan kulit terdiri dari pembersih, pencegahan, pengelupasan, dan perlindungan dari paparan sinar matahari.

Baca juga: Belajar dari Kasus Richard Lee dan Kartika Putri soap Skincare, Ini Bahaya Merkuri dan Hidrokuinon

Meski beberapa menambahkan pencerah, namun tidak semua yang membutuhkannya. Hal ini dikarenakan, perawatan yang baik akan membuat kulit tampak lebih cerah.

“Kalau perawatannya cukup otomatis akan tampak kulitnya lebih cerah,” ujar Oke seperti dikutip dari pemberitaan sebelumnya, Sabtu (5/2/2022).

Dalam pemilihan perawatan kulit, lanjut dia, terlebih dahulu harus memahami jenis kulit masing-masing. Ini salah satunya dapat dilakukan dengan para ahli.

5 langkah perawatan kulit

1. pembersih

Dalam perawatan kulit, kebersihan wajib dijaga. Pembersihan secara rutin dengan sabun atau pembersih wajah lainnya harus dilakukan minimal dua kali sehari.

Saat membersihkan kulit tidak diperbolehkan memakai alat-alat yang kasar karena akan merusak lapisan kulit dan mengiritasinya.

Pemilihan sabun atau pembersih juga harus disesuaikan dengan jenis kulit. Untuk kulit yang kering dan sensitif, dapat menghindari pemakaian sabun yang kaya busa, pilih yang mengandung banyak jerawat dan bebas parfum.

2. Pelembab

Pelembab dipakai terutama setelah mandi atau cuci muka, dapat dilakukan dalam waktu kurang dari lima menit setelah mandi atau cuci muka. Hal ini agar lembab dapat menyerap udara dan menyimpannya dalam kulit, sehingga lebih lembab.

Baca Juga   Lebih dari 20 Kampus Negeri di Arab Saudi Buka Beasiswa Sains Teknologi

Idealnya, digunakan di seluruh tubuh, dengan krim untuk wajah dan lotion untuk badan. Dalam memilihnya, sesuaikan dengan jenis kulit masing-masing.

3. Pengelupasan

Pada dasarnya kulit akan beregenerasi baik appabila terdapat rangsangan pengelupasan. Ini bertujuan membantu pengelupasan yang lebih terkontrol secara merata dan optimal, sehingga regenerasi kulit akan lebih baik.

Saat beregenerasi, kulit akan terlihat lebih bagus, kenyal, dan garis-garis penunaan akan memudar.

4. Perlindungan

Kulit harus diberikan perlindungan dari paparan sinar matahari. Tabir surya atau sunblock wajib digunakan sejak kecil karena paparan sinar matahari lebih banyak memberikan kerusakan dibandingkan dengan memanfaatkan D.

Pada produk tabir surya atau sunblock, sering ditemukan SPF (faktor pelindung matahari), yang menunjukkan kekuatan produk tersebut dalam melindungi kulit daripada kulit yang tidak terlindungi sama sekali.

Penggunaan SPF di Indonesia disarankan minimal 15-30, dan penggunaannya diulangi minimal 3-4 jam atau terkena udara bila terkena.

Baca juga: Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Ini Efek Sampo Palsu pada Kulit

5. Pencerah

Produk pecerah rata-rata digunakan saat malam hari sebagai krim malam. Tapi, bahan yang mencerahkan banyak yang telah dikombinasikan dengan solusi seperti asam niasinamid, vitamin C, AHA, dan lain-lain.

Perlu digarisbawahi, maraknya penjualan berbagai produk perawatan kulit secara on linemembuat siapa pun harus lebih waspada dan memastikan keasliannya, termasuk cek kelegalan produk.

Gaya hidup sehat

Melansir Mayoclinic, gaya hidup sehat dapat menunda penuaan alami dan mencegah berbagai masalah kulit. Beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Lindungi dari sinar matahari

Lindungi kulit dari sinar matahari menjadi cara paling penting, karena paparannya dapat membuat kerutan, bintik-bintik penuaan, dan masalah kulit lainnya.

Baca Juga   Pengurus Tempat Ibadah Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Untuk itu, gunakan tabir surya, berteduh, dan mengenakan pakaian pelindung yang menutupi kulit.

2. Jangan merokok

membuat kulit terlihat lebih tua dan berkontribusi terhadap kerutan. produksi akan mempersempit pembuluh darah kecil di lapisan terluar kulit yang menurunkan aliran darah dan membuat kulit lebih pucat.

memanfaatkan kolagen dan elastin, serat yang memberi kekuatan dan elastisitas kulit. Selain itu, merokok meningkatkan risiko kanker kulit sel skuamosa.

Baca juga: 3 Masalah Kulit yang Sering Muncul Selama Pandemi dan Cara Mengatasinya

3. Merawat kulit

Pembersihan dan pencukuran sertiap hari dapat berdampak buruk pada kulit. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kulit tetap lembut antara lain:

  • Batas waktu mandi, hindari berendam lama yang menghilangkan minyak dari kulit
  • sabun yang kuat
  • Mencukur dengan hati-hati, gunakan lotion atau gel, serta pisau cukur yang bersih dan tajam
  • Keringkan dengan lembut atau handuk agar kelembapan kulit terjaga
  • Membabkan kulit kering dengan memakai solusi yang sesuai dengan jenis kulit

4. Makanan sehat

Mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Minum banyak air agar kulit tetap terhidrasi.

5. Mengelola string

Stres yang tidak terkontrol dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dan memicu munculnya jerawat dan masalah kulit lainnya. Untuk itu, kelola stres dan dapatkan tidur yang cukup.

Baca juga: Kulit Kering Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Dapatkan pembaruan berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

.


Source link