Inilah pekerjaan teknologi informasi yang diminati di era transformasi digital

Jakarta – Indonesia saat ini sedang menghadapi era transformasi digital dan tentunya kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi (TI) semakin diminati.

Hal ini tentunya untuk menjawab tantangan kemajuan di ruang digital yang semakin canggih dan tak terbendung, terutama untuk mencapai visi Indonesia emas 2045.

Survei McKinsey dan Bank Dunia memperkirakan bahwa Indonesia akan membutuhkan sembilan juta pekerja digital pada tahun 2030, atau sekitar 600.000 talenta digital per tahun.

“Tenaga kerja digital yang dimaksud adalah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang teknologi informasi dan komunikasi, menguasai teknologi digital terkini, seperti awan, kecerdasan buatan, analitik data besar, keamanan siberperkembangan Perangkat lunak hingga rantai blok,kata co-founder Coding Studio, Calvin dalam siaran persnya, Senin.

Berkaca pada hal tersebut, Coding Studio membagikan daftar pekerjaan IT yang akan semakin diminati di era transformasi digital dan bisa menjadi pilihan Anda untuk mengasah kemampuan di bidang pekerjaan ini.

keamanan cyber

Tugas menjadi keamanan siber di ruang digital saat ini sangat penting. Apalagi ketergantungan perusahaan terhadap teknologi semakin tinggi. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mengamankan jaringan mereka dan melindungi diri mereka dari serangan siber.

Tentunya selain untuk melindungi data perusahaan juga merupakan pengamanan data pribadi pengguna jasa layanan ini. keamanan cyber menjadi sangat penting di era transformasi digital.

Ilmu Data/Analitik

Banyak bisnis yang membutuhkan data dalam setiap pengambilan keputusan, mulai dari keuangan, perbankan, hingga kesehatan.

“Oleh karena itu, profesi di bidang ilmu data Di mana analisis data memiliki meminta tinggi,” kata Calvin.

Dengan keterampilan ilmu data perusahaan dapat memperoleh apa yang diinginkan pasar dan menghasilkan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

Baca Juga   Lebih dari 20 Kampus Negeri di Arab Saudi Buka Beasiswa Sains Teknologi

komputasi awan

Digitalisasi pasti berlarut-larut awan sebagai layanan yang semakin banyak digunakan.

Keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang ini mencakup kemampuan untuk merancang, merencanakan, mengelola, memelihara, dan mendukung penggunaan komputasi awan.

Kemampuan ini akan semakin dicari karena Indonesia saat ini menyambut baik pembentukan pusat data nasional.

Kecerdasan buatan

Forum Ekonomi Dunia menyatakan bahwa Kecerdasan buatan di mana AI adalah teknologi dengan pertumbuhan tercepat dan akan menciptakan 133 juta pekerjaan baru pada tahun 2025.

“AI dapat melakukan tugas-tugas seperti pengenalan gambar dan ucapan, klasifikasi gambar, dan pengenalan wajah,” jelas Calvin.

Tentu saja, orang-orang yang akan menjadi pengembang AI kini akan semakin banyak dicari untuk memfasilitasi lebih banyak tugas, terutama di ruang digital.

Pengembangan perangkat lunak (web dan seluler)

Pekerjaan di lapangan pengembangan perangkat lunak termasuk desain sistem, pengembangan, pengujian dan pemeliharaan.

Karena meningkatnya permintaan untuk perangkat lunak dan aplikasi, profesi pengembangan perangkat lunak dan aplikasi meningkat menjadi 21-28% pada tahun 2028.

Dengan segala potensi dan tantangan yang ada di Indonesia, Coding Studio yang merupakan platform pembelajaran IT percaya bahwa Indonesia mampu menyediakan SDM IT yang unggul dan optimal.

Calvin menilai nanti di Indonesia akan banyak talenta IT yang akan membawa negara maju.

“Coding Studio ingin menghasilkan jutaan talenta digital, mulai dari anak-anak, remaja bahkan dewasa dari berbagai latar belakang. Kami percaya siapa pun bisa menjadi digital talent, karena ini merupakan peluang emas bagi Indonesia untuk menjadi yang terdepan untuk maju di dunia digital. industri teknologi,” kata Calvin. (ant/mii)


Source link