5 Manfaat Lari untuk Kesehatan Mental, Depresi Pergi Tidur Nyenyak Lagi

TEMPO.CO, Jakarta – Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, manfaat lari yang juga tidak kalah penting sangat baik bagi kesehatan mental. Melansir dari verywellfit.com, lari dan mental memiliki keterikatan. Lari dapat memberikan manfaat kesehatan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang bagi mental.

Aktivitas fisik, seperti berlari, joging, dan jalan cepat dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan melepaskan senyawa alami yang meningkatkan suasana hati. Senyawa tersebut berupa endorphin dan serotonin yang dihasilkan oleh tubuh saat berolahraga dan belarari.

Berikut manfaat-manfaat yang dapat diperoleh untuk kesehatan mental dari lari, di antaranya.

  1. Mengurangi string

Melansir dari webmd.com, setelah berlari, tubuh melepaskan senyawa endocannabinoid, sebuah zat biokimia yang mirip dengan ganja. Zat ini diproduksi alam oleh tubuh dan memenuhi aliran darah yang bergerak ke otak. Zat ini bisa memberikan perasaan tenang dalam jangka pendek dan mengurangi stres.

  1. peningkatan mood atau suasana hati

Berlari secara teratur dapat meningkatkan suasana hati sehingga bermanfaat untuk kesehatan mental, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dilansir dari verywellfit.com, sebuah penelitian menunjukkan bahwa lari dan kesehatan mental memiliki hubungan, berupa berlari dapat meningkatkan suasana hati.

  1. Mengurangi gejala depresi

Dalam jangka panjang, olahraga secara teratur dapat mengurangi gejala-gejala depresi, sebagaimana dijelaskan dari podiumrunner.com. Lari memiliki keefektifan untuk mengobati depresi layaknya psikoterapi. Pelari memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang lebih rendah. Selain itu, pelari mengalami kondisi psikologis yang lebih stabil daripada non-pelari.

  1. peningkatan kesehatan otak

Berlari dapat membuat sel-sel otak baru dan meningkatkan kinerja otak, melansir dari cigna.com. Selain itu, berlari juga bisa meningkatkan kadar protein dalam otak sehingga membantu dalam pengambilan keputusan, kecerdasan, kemampuan kognitif, dan meningkatkan memori otak.

  1. peningkatan kualitas tidur
Baca Juga   Kasus Covid-19 Meningkat, Menko Airlangga Percepat Vaksinasi hingga Protokol Kesehatan : Okezone Economy

Dikutip dari verywellfit.com, berlari dapat meningkatkan kualitas tidur yang berdampak pada kesehatan mental. Kurang tidur dapat menyebabkan timbulnya stres, kecemasan, dan depresi. Sebuah studi 2012 menemukan bahwa aktivitas fisik seperti berlari dapat meningkatkan kualitas tidur dan kesejahteraan.

NAOMY A. NUGRAHANI

Baca: Manfaat lari Sore Bikin Tidur Nyenyak hingga Meringankan Stres

Sellalu update info terkini. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu menginstall aplikasi Telegram terlebih dahulu.

.


Source link