WHO: Taliban Membahas Krisis Kesehatan Afghanistan yang Mengerikan

Krisis kesehatan di Afghanistan masih membahayakan

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah bertemu dengan menteri kesehatan di pemerintahan yang dipimpin Taliban di Afghanistan untuk berbicara tentang krisis kesehatan dan kemanusiaan yang mengarikan Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan dirinya telah bertemu Qalander Ebad.

Ebad adalah bagian dari delegasi Taliban yang mengunjungi selama seminggu untuk melakukan pembicaraan dengan lembaga dan lembaga non pemerintah tentang akses kemanusiaan dan hak asasi manusia, ketika penguasa baru sebagai Afghanistan memperlu.

“Gerakan Taliban Kabul kembali berkuasa di pertengahan Agustus saat Amerika Serikat perang 20 tahun di Afghanistan. Sejak itu, Afghanistan telah jatuh ke dalam laporan keuangan, dengan inflasi dan lompatan. telah hancur oleh perang selama beberapa dekade,” kata dia dari Aljazirah pada Kamis (10/2/2022).

Tedros telah bertemu Ebad selamat kunjungan ke Kabul pada September 2021 setelah pengambilalihan Taliban. Meskipun ada beberapa perbaikan sejak itu, situasi kesehatan di Afghanistan masih nyawa dan kemanusiaan yang membahayakan terus membahayakan.

Mereka membahas kebutuhan kesehatan di negara ini, memperkuat sistem, kesiapsiagaan darurat dan pelatihan tenaga kesehatan di mana perempuan adalah pusatnya. “Kebutuhan akut di Afghanistan adalah memberikan diagnostik untuk mendeteksi virus Covid-19 dan khususnya Omicron karena jumlah kasus meningkat,” kata dia.

Lembaga tersebut menjadi tuan rumah konferensi di Afghanistan secara tertutup dari Senin hingga Jumat, yang bertujuan untuk meningkatkan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa hambatan di negara itu. Tedros menambahkan WHO mendukung tanggapan Covid-19 di Afghanistan serta kampanye kampanye polio dan campak.

“WHO mendukung masyarakat internasional untuk melanjutkan dialog untuk mendukung rakyat Afghanistan, sehingga kami meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan semua orang Afghanistan,” ungkap dia.

Baca Juga   Manfaat bee pollen untuk kesehatan, anti inflamasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh

Delegasi Taliban juga akan bertemu dengan pejabat Swiss dan Eropa lainnya, ditambah Palang Merah selama kunjungannya meskipun luar negeri Swiss kunjungannya di tanah Swiss bukan merupakan pengakuan pemerintah. Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi mengunjungi Oslo di mana mereka bertemu dengan pejabat senior AS dan Eropa bulan lalu, delegasi Taliban yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi mengunjungi Oslo di mana mereka bertemu dengan pejabat senior AS dan Eropa. Bantuan kemanusiaan dan peningkatan hak asasi manusia di Afghanistan menjadi agenda pembicaraan yang diadakan di ibukota Norwegia itu.

.


Source link