Tingkatkan Perlindungan pada Tenaga Kesehatan

Pengguna jalan melintas di depan mural bertema Covid-19 di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Minggu (6/2/2022).  Di tengah merebaknya varian Omicron, kejadian kasus Covid-19 di Indonesia tidak terbendung.
Kompas/Hendra A Setyawan

Pengguna jalan melintas di depan mural bertema Covid-19 di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Minggu (6/2/2022). Di tengah merebaknya varian Omicron, kejadian kasus Covid-19 di Indonesia tidak terbendung.

JAKARTA, KOMPAS — Jumlah kasus baru penularan Covid-19 terus meningkat dengan cepat. Hal ini turut berdampak pada layanan kesehatan, termasuk pada tenaga kesehatan yang tercatat. Karena itu, penapisan pasien di rumah sakit sangat diperlukan untuk menekan beban tenaga kesehatan di rumah sakit.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir di Jakarta, Kamis (10/2/2022), menyampaikan potensi kasus Covid-19 yang lebih tinggi perlu diwaspadai. Puncak kasus Covid-19 pada gelombang ketiga ini diperkirakan tiga sampai lima kali lebih tinggi dari puncak kasus saat penularan varian delta.

Baca juga: Omicron Tiba, Tenaga Kesehatan Jangan Tumbang

Puncak gelombang ketiga ini diperkirakan terjadi pada akhir Februari-awal Maret 2022.

“Penularan pada varian Omicron saat ini memang peningkatannya sangat cepat tetapi gejala yang timbul cenderung ringan atau tanpa gejala. Meski begitu, kita tetap harus waspada terutama pada warga lansia, orang dengan komorbiditas, orang yang belum divaksinasi, serta anak-anak,” ungkapnya.

Pasien Covid-19 di dalam tenda perawatan saat berlangsung kunjungan Kepala BNPB Ganip Warsito ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/6/2021).  Kunjungan Kepala BNPB dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kondisi rumah sakit untuk mengantisipasi kemungkinan pasien Covid-19 khususnya rujukan dari Kabupaten Bangkalan.
Kompas/Bahan Patria Gupta (BAH)

Pasien Covid-19 di dalam tenda perawatan saat berlangsung kunjungan Kepala BNPB Ganip Warsito ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/6/2021). Kunjungan Kepala BNPB dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kondisi rumah sakit untuk mengantisipasi kemungkinan pasien Covid-19 khususnya rujukan dari Kabupaten Bangkalan.

Kadir menambahkan, masyarakat pun diharapkan tidak perlu terlalu cemas bila mengalami gejala atau konfirmasi positif Covid-19. Jika gejala yang muncul ringan atau tanpa gejala, perawatan bisa dilakukan dengan isolasi mandiri atau tidak peduli.

Baca Juga   Jokowi Tekankan Kepala Daerah Perketat Protokol Kesehatan dan Percepat Vaksinasi – Sekretariat Daerah

Fasilitas telekonsultasi atau pengobatan jarak jauh dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, obat juga dapat diantar melalui layanan berani yang sudah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Penularan pada varian Omicron saat ini memang peningkatannya sangat cepat tetapi gejala yang timbul cenderung ringan atau tanpa gejala. Meski begitu, kita tetap harus waspada terutama pada warga lansia, orang dengan komorbiditas, orang yang belum divaksinasi, dan anak-anak.

Hal-hal tersebut penting untuk diperhatikan agar rumah sakit hanya memperhatikan penanganan pasien dengan gejala sedang, berat, dan kritis. Tenaga kesehatan tidak mendapatkan tekanan yang terlalu berat dengan banyaknya pasien yang ditangani.

“Kita juga mewajibkan setiap rumah sakit untuk melakukan skrining Covid-19 kepada semua tenaga kesehatan yang mencatat. Sampai saat ini tingkat positif dari tenaga kesehatan yang disimpan di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan sebesar 10 persen. Tidak ada juga tenaga kesehatan yang meninggal. Kita terus upayakan agar tenaga kesehatan tidak terlalu terbebani,” ujar Kadir.

Warga melintasi mural bergambar tenaga kesehatan bertema Pejuang Masa Kini di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/11/2021).  Selain untuk mengunjungi kota, dengan mural tersebut juga mengajak warga untuk terus terhubung dengan protokol kesehatan.
KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS)

Warga melintasi mural bergambar tenaga kesehatan bertema Pejuang Masa Kini di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/11/2021). Selain untuk mengunjungi kota, dengan mural tersebut juga mengajak warga untuk terus terhubung dengan protokol kesehatan.

Selain pemberian vaksin Covid-19 dosis booster atau pemacu, penambahan jumlah tenaga kesehatan untuk layanan Covid-19 yang disiapkan. Koordinasi sudah dilakukan dalam pendaftaran tenaga sukarelawan. Kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga dilakukan untuk menyiapkan hotel sebagai tempat tinggal sementara bagi tenaga kesehatan.

Menurut Kadir, adanya tempat tinggal sementara ini penting untuk menghadirkan potensi penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan. Dari data yang diperoleh Kementerian Kesehatan, sebagian besar tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19 justru tertular dari luar rumah sakit, baik dari keluarga, perjalanan, maupun tempat umum lainnya.

Baca Juga   6 Makanan yang Bisa Menjaga Kesehatan Miss V hingga Cegah Kanker Serviks

Baca juga: Meski Cenderung Bergejala Ringan, Jangan Remehkan Omicron

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur yang menangani Covid-19 secara nasional saat ini sebanyak 27 persen. Namun, di wilayah tertentu menunjukkan tingkat keterisian yang cukup tinggi, seperti DKI Jakarta sebesar 59 persen, Bali 50 persen, Banten 42 persen, dan Jawa Barat 36 persen.

Meski begitu, kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19 masih bisa ditingkatkan dengan melakukan konversi. Di DKI Jakarta, misalnya, kapasitas yang tersedia masih sepertiga dari kapasitas maksimal yang bisa disediakan.

Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam Banjarnegara, Jawa Tengah, menggelar upacara bendera dalam rangka HUT Ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021).  Mereka mengenakan <i>hazmat</i> untuk mengobarkan semangat dalam menghadapi jajahan pandemi Covid-19.” height=”683″ loading=”lazy” sizes=”(max-width:1024px) 1024px, (max-width:720px) 720px, (max-width:1024px) 1024px, (max-width:676px) 676px, (max-width:150px) 150px, (max-width:300px) 300px” src=”https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/1u_e8s8a-wPRKAHB2s1tnpvm6aA=/1024×683/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg” srcset=”https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/1u_e8s8a-wPRKAHB2s1tnpvm6aA=/1024×683/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 1024w, https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Yxa9kRpVsStt65sRnELV4a-yi-E=/720×480/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 720w, https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/1u_e8s8a-wPRKAHB2s1tnpvm6aA=/1024×683/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 1024w, https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/9rVgnoQuc_RQHnNbq1as-XAa2hY=/676×451/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 676w, https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/DN4_HAbWgmzlf0v9Ky6XUkuv-jY=/150×150/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 150w, https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ig_CCsahTCmq7Xj0ni26n-V9-ME=/300×200/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/08/17/976b1793-2c18-4224-a118-e36773761076_jpg.jpg 300w” width=”1024″ data-v-5bdccfde=””/><figcaption class=WILIBRORDUS MEGENDIKA WICKSONO

Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam Banjarnegara, Jawa Tengah, menggelar upacara bendera dalam rangka HUT Ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021). Mereka mengenakan hazmat untuk mengobarkan semangat dalam menghadapi jajahan pandemi Covid-19.

Nadia menjelaskan, perawatan pasien Covid-19 kini tergantung pada layanan yang mandiri dan tidak tergantung. Namun, bagi masyarakat yang memiliki komorbiditas ataupun saran disarankan untuk dirawat di rumah sakit. Masyarakat pun diharapkan untuk segera mendapatkan vaksinasi untuk mencegah perburukan penularan Covid-19.

Kementerian Kesehatan mencatat, sekitar 60 persen kasus kematian terjadi pada orang yang belum mendapatkan vaksinasi. Dari kasus kematian tersebut juga sebagian besar memiliki komorbiditas atau penyerta.

Baca juga: Kedisiplinan Warga Garis Prokes Kurangi Risiko Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19

Per 10 Februari 2022, jumlah kasus baru Covid-19 yang dilaporkan sebanyak 40.618 orang per hari dengan 74 kasus meninggal. Adapun kasus aktif yang tercatat sebesar 288.186 kasus. Sementara jumlah penduduk yang sudah mendapatkan program vaksinasi lengkap sebanyak 134 juta orang atau 64,3 persen dari total sasaran. Namun, vaksinasi pada kelompok lansia masih rendah dengan vaksinasi dosis kedua yang baru mencapai 10,7 juta orang atau 49,7 persen dari total sasaran.

Baca Juga   Telkom Dirikan Startup Kesehatan dan Pendidikan, Modal Hampir Rp 1 T

“Vaksinasi masih harus kita percepat mengingat proteksi yang diberikan cukup baik dari penularan Covid-19. Vaksinasi pemacu juga sudah bisa diakses di seluruh kabupaten kota tidak terbatas pada kriteria-kriteria tertentu. Segera lengkapi vaksinasi rendah, terutama untuk lansia karena jumlah mereka yang mendapatkan vaksinasi masih cukup,” tutur Nadia.


Source link