BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Tertinggi ISSA Good Practice Award

BADUNG, investor.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali meraih penghargaan dari asosiasi jaminan sosial internasional, International Social Security Association (ISSA) dalam Penghargaan Praktik Baik ISSA 2021. Kali ini BPJS memperoleh penghargaan tertinggi untuk kawasan Asia Pasifik. BPJS Kesehatan juga memperoleh tiga penghargaan dalam kategori Sertifikat Merit dengan Perhatian Khusus11 penghargaan untuk Sertifikat Meritdan tiga penghargaan kategori Pengesahan.

Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden ISSA Marcelo Caetano kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti secara berani, dalam acara Virtual Social Security Forum (VSSF) for Asia and the Pacific.

Ali Ghufron Mukti menyampaikan, raihan penghargaan ini memacu BPJS Kesehatan beserta seluruh jajaran untuk terus bekerja lebih keras, terus bekerja dan menjaga agar pengelolaan program Jaminan – Kesepatina N. Kesepatina Indonesia

BPJS Kesehatan memperoleh penghargaan tertinggi ISSA Good Practice Award 2021 untuk kawasan Asia Pasifik Penghargaan ini memacu kami untuk terus bekerja lebih keras Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi dan berkolaborasi apik dan membangun ekosistem JKN yang kuat dan mumpuni, demi mencapai Cakupan Kesehatan Universal (UHC),” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti setelah menerima penghargaan tersebut, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Penduduk Wajib Jadi Peserta JKN-KIS, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan tentang Inpres No 1 Tahun 2022

Penghargaan Praktik Baik ISSA merupakan penghargaan penulisan karya ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun berkaitan dengan latihan yang baik atau berbagi pengalaman, yang telah dilakukan oleh institusi penyelenggara jaminan sosial anggota ISSA.

Dalam konteks ISSA, latihan yang baik didefinisikan sebagai pengalaman, aktivitas, pengukuran, proses, program, proyek, atau teknologi yang diimplementasikan oleh organisasi jaminan sosial dengan tujuan perbaikan kapasitas administratif dan operasional operasional, efisian/atau.

Baca Juga   Urus SIM dan STNK Wajib BPJS Kesehatan Mulai 1 Maret, Dirut Ghufron: Tidak Betul

Jumlah keikutsertaan Penghargaan Praktik Baik ISSA 2021 adalah 168 tulisan yang berasal dari 30 anggota di 19 negara. Hasil dari Penghargaan Praktik Baik ISSA 2021 menyatakan bahwa BPJS Kesehatan menjadi pemenang di kawasan Asia Pasifik atas penulisan Mengelola dan mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam solusi layanan terpadu skema single payer untuk mencapai cakupan kesehatan universal.

Baca juga: BPJS Kesehatan: Pemerintah Ingin Seluruh Lapisan Masyarakat Miliki Jaminan Kesehatan

“Program Pengalaman JKN-KIS selama 8 tahun, yang mengolaborasi banyak pihak mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, lembaga-lembaga pengawasan, fasilitas kesehatan, perbankan, dan lembaga untuk diraih. Tanpa ada komitmen bersama, hal tersebut tidak akan terwujud,” tambah Ghufron.

Penghargaan yang diberikan ISSA kepada BPJS Kesehatan tersebut, jelas dia, diberikan berkat inovasi yang dilaksanakan dan terus disempurnakan dalam melaksanakan program JKN-KIS. Penghargaan itu mencakup aspek kepesertaan, iuran, sistem informasi hingga mekanisme mengefektifkan pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Ditambah berbagai inovasi layanan akibat pandemi Covid-19.

Berikut 18 penghargaan ISSA untuk BPJS Kesehatan :

Penghargaan Praktik Baik ISSA untuk Asia dan Pasifik 2021 (Penghargaan Tertinggi):

Mengelola dan mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam solusi layanan terpadu skema single payer untuk mencapai cakupan kesehatan universal.

Tiga Sertifikat Merit dengan Perhatian Khusus

1. Pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pengumpulan iuran dari sektor informal

2. Peran aktif BPJS Kesehatan dalam merespons pandemi COVID-19 Tindakan memberikan pelayanan prima kepada peserta selama masa pandemi dan membantu Pemerintah dalam menangani Covid-19

3. Teknologi informasi dan komunikasi terpadu untuk kecelakaan lalu lintas dalam jaminan sosial

11 Sertifikat Merit

1. Sistem pemantauan tindak lanjut audit untuk tata kelola yang baik

2. Debit otomatis tanpa rekening bank untuk mengumpulkan iuran Meningkatkan pungutan dari anggota sektor informal

3. Solusi pemantauan data otomatis untuk meningkatkan pengumpulan dan kepatuhan kontribusi

4. Mengembangkan sistem apotek online untuk penagihan dan pengiriman obat yang lebih efisien

5. Sistem kesehatan digital dalam perawatan primer

6. Memperluas cakupan keanggotaan ke perangkat desa di Indonesia

7. Peningkatan keandalan profil risiko sebagai dasar untuk merumuskan risiko organisasi strategis dan penganggaran berbasis risiko

8. Pembelajaran mesin dan data besar: Mendukung pengambilan keputusan tentang deteksi penipuan

9. Petugas hubungan untuk memperluas cakupan pekerja formal

10. Penyederhanaan dan aksesibilitas layanan administrasi, informasi dan umpan balik selama pandemi Covid-19

11. Memperkuat perawatan primer dalam mengobati gangguan refraksi Meningkatkan akses dan efisiensi keuangan dalam perawatan mata

Baca Juga   Layanan Kesehatan Perlu Manfaatkan Teknologi AI

Tiga Pengesahan

1. Sinergi lintas bidang dalam pemeriksaan dan penegakan kepatuhan di sektor formal

2. Digitalisasi Arsip: Implementasi e-governance di Indonesia

3. Sistem pemantauan digital aliansi strategis

Editor: Thomas Haref (thomas@investor.co.id)

.


Source link