Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan, Siapkan Dokumen-dokumen Ini

Jakarta

Faskes BPJS Kesehatan umumnya dipilih oleh peserta saat pertama kali mengajukan pendaftaran. Jadi biasanya pihak BPJS akan meminta peserta untuk memilih faskes yang lokasinya paling dekat dengan domisili tempat peserta tinggal. Bagaimana kalau mau tahu cara pindah faskes BPJS Kesehatan?

Tentu tujuan utamanya agar para peserta dapat dengan mudah menjangkau faskes saat akan berobat. Karena, saat sakit dan perlu untuk berobat menggunakan kartu BPJS, peserta harus mengunjungi faskes tingkat 1 yang sudah dipilih terlebih dahulu.

Jadi peserta tidak bisa tiba-tiba datang ke berobat untuk menggunakan layanan BPJS Kesehatan, berharap dengan kondisi-kondisi tertentu. Namun pada dasarnya peserta baru bisa berobat ke rumah sakit jika mendapatkan surat pengantar dari fasks.

Adapun faskes BPJS Kesehatan itu meliputi klinik, Puskesmas atau dokter pribadi yang memang sudah bekerja sama dengan pihak BPJS.

Namun ada kalanya di mana para peserta perlu mengubah tempat faskes rujukannya. Hal ini bisa saja karena peserta pindah domisili atau tempat tinggal.

Lalu bagaimana cara pindah faskes BPJS Kesehatan? Melansir dari financialku, berikut beberapa cara yang dapat digunakan:

1. Aplikasi Mobile JKN

Setelah mendownload Aplikasi Mobile JKN di Google Play atau App Store, peserta dapat membuka aplikasi, lalu klik menu Ubah Data Peserta. Peserta hanya perlu memasukkan data perubahan faskes tingkat pertama dengan benar.

2. Pusat Perawatan BPJS Kesehatan 1500 400

Peserta hanya perlu menghubungi Care Center BPJS Kesehatan lalu menyampaikan perubahan Faskes tingkat pertama.

Petugas akan mencatat keterangan yang peserta sampaikan yang diperlukan untuk perubahan faskes tersebut. Care Center ini buka 24 jam setiap harinya.

3 Layanan Pelanggan Seluler (MCS)

Baca Juga   Layanan Kesehatan Perlu Manfaatkan Teknologi AI

MCS adalah penyediaan layanan mobil BPJS Kesehatan di daerah-daerah yang jauh dari lokasi kantor cabang/kantor kabupaten/kota. Ini salah satu cara pindah faskes BPJS Kesehatan.

Peserta dapat mengunjungi MCS pada hari dan jam yang telah ditentukan, mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) dan menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.

Barulah kemudian peserta bisa menyampaikan kepada petugas MPS mengenai perubahan faskes tingkat pertama.

4. Mall Pelayanan Publik

Saat ini terdapat beberapa kota yang telah menyediakan Mall Pelayanan Publik seperti DKI Jakarta, Bekasi, Batam, Surabaya, Banyuwangi dan Denpasar.

Peserta dapat mengunjungi Mall Pelayanan Publik, mengisi FDIP dan menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.

5. Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota

BPJS Kesehatan memiliki 127 Kantor Cabang dan 388 Kantor Kabupaten/Kota yang dapat melayani peserta JKN-KIS di seluruh wilayah di Indonesia.

Anda tinggal mengunjungi Kantor Cabang atau Kantor Kabupaten Kota, mengambil nomor antrean layanan loket perubahan data dan cetak kartu, mengisi FDIP dan menunggu antrean.

Lalu dokumen apa saja yang dibutuhkan?

Jika peserta melakukan pengajuan perubahan faskes tingkat pertama secara online, peserta hanya perlu menyiapkan data nomor kartu BPJS, data KTP, dan alamat email.

Sedangkan bila peserta melakukan pengajuan perubahan faskes tingkat pertama secara offline, peserta perlu membawa dokumen-dokumen seperti KTP, Kartu peserta BPJS Kesehatan, Kartu Keluarga, dan surat keterangan domisahja.

Demikian adlah cara pindah faskes BPJS Kesehatan.

Simak Videonya‘Kartu Sakti’ Itu Bernama BPJS Kesehatan!
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)

.


Source link