Covid-19 Bikin Otak Menyusut, Jessica Iskandar Kena Long Covid?

Suara.com – Penelitian dari Inggris menyebut infeksi Covid-19 bisa membuat otak menyusut menjadi berita terpopuler kesehatan hari ini, Selasa (8/3/2022).

Ada juga Jessica Iskandar yang terlupakan mengalami long Covid-19 hingga kata Kemenkes tentang penggunaan vaksin Covid-19 berbeda untuk dosis 1 dan 2.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.

1. Peneliti Temukan Efek Virus Corona Covid-19 pada Otak Terkait Pencioman

Baca Juga:
Proses Adaptasi dengan Pandemi, Satgas Tekan Kasus Kematian Akibat Covid-19

Ilustrasi virus Corona Covid-19.  (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Penelitian baru menunjukkan efek virus corona Covid-19 pada otak, termasuk area yang terkait dengan pencioman dan memori.

Temuan penelitian ini mengungkapkan efek virus corona Covid-19 secara rinci dan cara penyebaran virus melalui sistem saraf pusat.

Baca selengkapnya

2. Jessica Iskandar Masih Merasakan Gejala Infeksi Virus Corona, Bisakah Ibu Hamil Terkena Lama Covid-19?

Jessica Iskandar saat hamil, semakin lengket sama Vincent Verhaag.  (Instagram/inijedar)
Jessica Iskandar saat hamil, semakin lengket sama Vincent Verhaag. (Instagram/inijedar)

Jessica Iskandar telah pulih dari infeksi virus corona Covid-19. Ia dan Kami, El Barack, didiagnosis pada Februari.

Baca Juga:
Bertambah 140 Pasien, Kasus Covid-19 di Karawang Capai 4.865 Orang

Meski sudah sembuh, Jessica Iskandar mengaku dirinya mengalami gejala Covid-19 yang lama dalam kondisinya saat hamil besar.

Baca selengkapnya

3. Kemenkes: Vaksin Covid-19 Dosis 1 dan 2 Kini Bisa Pakai Jenis yang Beda

Ilustrasi vaksin covid-19, (Freepik)
Ilustrasi vaksin covid-19, (Freepik)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan dosis 2 tidak perlu lagi menggunakan 2 merek vaksin yang sama.

Hal ini diungkapkan langsung Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, bahwa saat ini pemerintah sudah menerapkan metode heterologous untuk mendorong program vaksinasi Covid-19.

Baca selengkapnya

4. Bocah 10 Tahun Ini Didiagnosis Sindrom Prader Willi, Membuatnya Makan Terus-menerus Tanpa Ingin Berhenti

Cegah Obesitas Pada Anak ( shutterstock )
Cegah Obesitas Pada Anak ( shutterstock )

Seorang bocah bernama David Soo (10) dari Singapura didiagnosis Sindrom Prader Willi, kondisi genetik yang membuatnya selalu merasa lapar, tidak peduli seberapa banyak dia makan.

Baca Juga   10 Contoh Poster Kesehatan Yang Sederhana, Menarik dan Informatif

Kondisi itu disebabkan oleh pencarian fungsi gen di daerah tertentu dari kromosom 15, dan tidak dapat disembuhkan.

Baca selengkapnya

5. Demi Bisa Mirip Karakter Anime Favorit, Pria Ini Latihan Otot Perut Setiap Hari dalam Setahun

Latihan Inosuke (Twitter)
Latihan Inosuke (Twitter)

Bagi beberapa pria, memiliki tubuh maskular atau berotot adalah sebuah impian, dan biasanya laki-laki memiliki motivasi sendiri untuk memiliki badan six pack.

Berbeda dari kebanyakan orang, pria asal Jepang memiliki motivasi agar sama seperti karakter anime favoritnya.

Baca selengkapnya

.


Source link