Ketika pasar dan teknologi mempengaruhi media

Dari fenomena digitalisasi, diiringi kecepatan internet, otomatis berdampak pada perkembangan media. Berkembangnya arus digital yang sangat tinggi di Indonesia berpengaruh pada paradigma masyarakat terhadap pemberitaan atau informasi yang ada di media arus utama.

Apa ketika berbicara mengenai televisi yang memiliki frekuensi, disebut bebas mengudaraketika ada beberapa frekuensi atau saluran tertentu hanya bisa menggunakan antena. Sayangnya, keberadaan televisi bebas mengudara itu semakin tergerus dengan adanya media-media digital, platform-platform baru yang lebih mudah diakses yang menawarkan kemudahan, karena lebih mudah.

“Kita ke mana-mana pasti bawa ponsel dan kita bisa mengakses tayangan-tayangan, kanal-kanal Youtube misalnya, di ponsel. Sementara untuk televisi tentu saja kita tidak bisa membawa TV ke mana-mana. media televisi,” kata jurnalis video NetTV, Anan Surya, dalam tayangan kanal My Ilkom dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung di Youtube.

Anan membubuhkan bahwa pengaruh internet untuk media cetak juga cukup besar. Seperti diketahui kalau media cetak itu sudah pasti ada di sana. Berita hari ini baru bisa dimuat besok, maka itu mempengaruhi pola kerja wartawannya pula.

“Tidak mungkin membuat berita langsung atau berita terupdate di media cetak. Karena sudah pasti ketika besok dimuatnya, itu sudah basi. Akan kalah dengan media-media digital lainnya. Ini kepala ke kepala antara media arus utama, jadi kita masih berbicara tentang media yang memiliki pengalaman,” tuturnya.

Dijelaskannya, di NetTV itu berita update tinggal satu waktu, di siang saja, nama programnya Selamat Siang Indonesia. Suatu waktu, BMKG melakukan konferensi pers terkait dengan gempa di Maluku. Tapi sungguh acara itu dilakukan pukul 12:00 sementara untuk program NetTV tayangnya pukul 10:30 atau 11:00. Konferensi pers pukul 12:00 kemudian yang menjadi kesimpulan dari itu adalah BMKG untuk status siaga.

Baca Juga   DBS Indonesia Bidik Kredit di Sektor Teknologi, Konsumen dan Kesehatan

“Itu sudah tidak mungkin saya beritakan bahwa BMKG sudah ditetapkan status. Karena apa? Itu hanya bisa ditayangkan keesokan harinya. Maka kita harus memutar otak lagi. Para wartawan harus bisa mencari sudut (sudut pandang) bilah sisi apa yang kira-kira abadimaksudnya abadi itu tidak terpengaruh oleh waktu. Mau hari ini atau besok atau minggu depan atau tahun depan masih layak tayang. Itu yang menjadi salah satu yang mempengaruhi kinerja wartawan di lapangan,” ujarnya.

Bagaimana media yang ada di dalamnya wartawan dan masyarakat, tentu tidak mau, itu saling mempengaruhi. Media hari ini menjadi terdorong untuk mengumumkan lebih cepat apapun platformnya. Itu karena perkembagan teknologi. Tanpa kecepatan, media akan mati. Bagaimana media menentukan teknologi dapat dilihat dari media itu menemukan berbagai platform dengan perkembangan teknologi terkini. Tapi tentu masyarakat juga mempengaruhi.




Source link