Era Kebangkitan Dari Covid, RSUD Umarella Prioritaskan Program Pendidikan Kesehatan

Ambon, Tribun-Maluku.com : Pendidikan Kesehatan merupakan salah satu program yang diprioritaskan di Rumah sakit Dr Ishak Umarella Tulehu, setelah 2 tahun lebih dilanda Covid-19.

, “Saat ini, saatnya membangkitkan program-program RSUD Umareela dan program yang menjadi prioritas adalah mencerdaskan masalah kesehatan bagi masyarakat,” ujar Direktur RS Dr Ishak Umarella dr. Dwi Murti Nuryanti, M.Sc, Sp.A kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (18/3/2022).

Menurutnya, Tahun 2022 secara Nasional maupun internasional merupakan era kebangkitan dari keterpurukan karena pandemi Covid-19 yang terjadi selama 2 tahun lebih.

Untuk saat ini angka terkonfirmasi semakin menurun, dan cakupan vaksinasi serta kesadaran masyarakat untuk di vaksin maupun melaksanakan Protokol kesehatan (Prokes) semakin tinggi.

Untuk mewujudkan program Pendidikan Kesehatan bagi masyarakat, saat ini RSUD Dr Ishak Umarella memperkuat memperkuat pasukan Promosi Kesehatan RS.

Untuk itu promosi kesehatan yang pertama dilakukan adalah bagi personil RS itu sendiri, selanjutnya dilakukan bagi pengunjung dan pasien.

Dijelaskan, promosi Kesehatan akan dilakukan secara berkala dan setiap hari, baik terkait Prokes maupun penyakit-penyakit yang bakal menjadi berat tetapi bisa juga.

“Contohnya, kalau Influenza, batuk pilek bila sampai terinfeksi covid, maka itu menjadi berat,” Tutur Dwi Murti.

Untuk itu yang harus dipertajam adalah area Promosi, bukan hanya dalam RS tetapi juga dilingkungan sekitar RS, yang nantinya akan diarahkan dengan puskesmas.

Dwi Murti menambahkan, RSUD Umarella Tulehu dari dulu sampai sekarang ada satu program yaitu Sailing Medical Service (SMS) yang melayani kesehatan dari pulau ke pulau.

Terkait dengan program pendidikan kesehatan yang menjadi Prioritas RS menurut Dwi Murti, didukung oleh SDM dan Peralatan yang baik.

Ia menambahkan, untuk tahun ini RS Umarella mendapat penambahan SDM yaitu Dokter THT, dr Beda Mulut dan tahun kemarin dr Jantung.

Baca Juga   61% Masyarakat Jenuh Jalankan Protokol Kesehatan

Terkait dengan alat-alat menurut Dwi Munarti, untuk penyakit jantung alat-alat sudah dilengkapi sehingga untuk melakukan Cek up sudah bisa dilakukan.

Sedangkan untuk alat-alat bedah mulut untuk tahun ini dilengkapi, sedangkan alat itu dilengkapi dari anggaran tahun ini.

Untuk itu, Dwi Murti berharap terhadap masa depan masyarakat harus lebih sadar akan kesehatan pribadi maupun lingkungan.

“Sehingga saat ada yang masuk ke RS, dengan berbagai auran dimasa pandemi maupun Endemi dapat menjangkau, agar hari rawat menjadi pendek, pulang dalam keadaan sehat dan mencegah terjadi penularyan atau direk up sakih”

.


Source link