69 PPPK Terima SK Pengangkatan, Terbanyak Tenaga Kesehatan

BANYUWANGI Sebanyak 69 peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi 2021 resmi diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Banyuwangi. menerima Surat Keputusan (SK) yang mereka pertimbangkan secara langsung dari Bupati Ip Fiestiandani, Jumat (18/3/2022).

Prosesi SK yang dipusatkan di kantor Pemkab Banyuwangi kali digelar secara luring alias offline. Acara dimulai dengan pengambilan sumpah/janji para peserta dan janji acara sumpah/janji.

Bukan hanya memberikan SK, Ipuk juga berpesan agar para PPPK tersebut segera menyusun prioritas kerja. Dikatakan, di tengah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran, skala prioritas kerja sangat dibutuhkan. “Jangan semuanya dikerjakan tapi tidak ada hasilnya. Tentukan mana pekerjaan yang harus diprioritaskan, terutama yang terkait dengan kepentingan publik,” ujarnya.

Ipuk menyebut tantangan ke depan akan semakin kompleks karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Di sisi lain, masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan tepat terus meningkat. “Segera beradaptasi dan bergabung dengan tim kerja yang sudah ada. Saya minta, keberadaan kalian akan meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD),” kata dia.

Ipuk juga berpesan agar ASN terus meningkatkan kapasitasnya karena kondisi saat ini sangat dinamis dan kompetitif. Khusus kepada tenaga kesehatan, Ipuk meminta agar mereka lebih responsif dalam melakukan pelayanan. “Saya tegaskan, setiap pengaduan yang masuk, khususnya dari warga miskin, maksimal dalam empat jam wajib ditangani. Seperti warga yang sakit, anak putus sekolah, rumah tidak layak huni, harus segera ditangani. Ini SOP dari saya,” tegas Ipuk.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda menjelaskan, sebanyak 69 PPPK yang menerima SK kemarin adalah tenaga non-guru yang mengikuti tes penerimaan pada 2021 lalu. “Penerima SK PPPK kali ini adalah 55 tenaga kesehatan dan 14 tenaga pertanian,” kata dia.

Baca Juga   4 Cara Merawat Kesehatan Mental Saat Menjalin Hubungan dengan Pasangan

Kegiatan ini juga dirangkai dengan berbagai SK yang memberikan tugas fungsional kepada 27 tenaga guru PNS dari formasi tahun 2014.

Penyerahan SK ini disambut positif oleh Sulistyowati, tenaga perawat di RSUD Genteng. Sebelum resmi diangkat sebagai PPPK, Sulis telah mengabdikan diri sebagai tenaga honorer di rumah sakit pelat merah itu selama 14 tahun. “Alhamdulillah, akhirnya bisa menerima SK PPPK. Saya bersyukur karena doa saya selama ini diijabah oleh Allah,” pungkasnya.

.


Source link