Potensi Logam Tanah Jarang Lumpur Sidoarjo untuk Teknologi Tinggi

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:15 WIB

| Penulis:

, Editor: Juli

Surabaya. InfoPublik – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan potensi kandungan logam tanah jarang (tanah yang mengandung beberapa unsur kimia) yang terkandung di lumpur Lapindo Sidoarjo.

Penemuan potensi kandungan logam tanah jarang menghasilkan banyak pertanyaan. Selama ini lumpur Lapindo Sidoarjo yang dianggap sebagai sebuah bencana, ternyata memiliki potensi besar.

Pakar teknologi lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (Unair) Dr. rer. nat. Ganden Supriyanto, M.Sc memberikan penjelasan. Ia mengungkapkan pentingnya logam tanah jarang bagi pemanfaatan teknologi tinggi.

Ganden menuturkan logam tanah jarang atau rare earth di dalam rumus kimia sistem periodik masuk ke dalam golongan lantanida dan aktanida. Selain masuk ke dalam golongan lantanida dan aktanida, logam tanah jarang juga disebut sebagai logam transisi. Logam itu sangat penting dan memiliki harga yang cukup tinggi karena digunakan untuk teknologi tinggi seperti campuran logam pada bidang meterologi.

Logam tanah jarang ini sangat penting kaitanya pada beberapa bidang tertentu seperti meterologi untuk pembuatan pesawat luar angkasa, lampu energi tinggi, dan semi konduktor. Sehingga logam tersebut sangat mahal, bahkan jauh lebih mahal dibandingkan emas, dan platina,” ucap Ganden, di Surabaya, Jumat (28/1/2022)

Lebih lanjut, Gaden menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan jenis logam lantanida dan aktinida yang meliputi beberapa logam di dalamya seperti litium, dan scandium. Logam itulah yang ditemukan di lumpur Lapindo Sidoarjo.

Selama ini, litium banyak digunakan sebagai bahan pembuatan baterai, terutama baterai mobil listrik. Temuan logam itu terhitung penting kaitanya karena ke depan semua kendaraan harus bebas emisi, sehingga mobil listrik lebih banyak digunakan.

Baca Juga   Regulator antimonopoli AS menyelidiki bisnis game Microsoft

Selain potensi pemanfaatan litium, skandium juga memiliki potensi tak kalah besar. Skandium banyak digunakan sebagai bahan pembuatan lampu berteknologi tinggi, karena logam skandium memiliki daya tahan yang kuat, sehingga logamnya tidak meleleh meskipun lampu tersebut memiliki watt yang sangat tinggi.

Selain dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan lampu berteknologi tinggi, skandium juga banyak digunakan untuk semi konduktor.

“Penemuan logam tanah jarang di Lumpur Lapindo Sidoarjo memiliki potensi pemanfaatan yang sangat besar karena bernilai tinggi dan sangat penting untuk teknologi tinggi ke depan,” tutupnya. (MC Discominfo Prov Jatim/non-gila)

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau mengganti konten ini dengan sumber . sumber infopublic.id

.


Source link