Lenovo Smart Fleet Services, Kelola Ekosistem IT saat Hybrid Working

Bisnis.comJAKARTA – Lenovo menghadirkan Smart Fleet Services, solusi bagi perusahaan dan bisnis dalam mengelola, mengendalikan, dan mengoptimalkan performa perangkat serta pengalaman produktivitas pengguna di tengah sistem kerja hybrid.

VLE Acquisition Lead Lenovo Indonesia Stella Djajasaputra mengatakan perusahaan semakin aktif melakukan transformasi. Tidak hanya menyediakan laptop dan perangkat lainnya, tetapi juga penyedia solusi IT yang banyak mendukung layanan industri di Tanah Air.

“Di era pandemi peluang atau kesempatan melakukan pekerjaan jarak jauh semakin luas atau yang kita sebut Work From Home [WFH] atau bahkan Work From Everywhere,” katanya dalam webinar Technology Update: Hybrid Working ‘Challanges For Next Leadership’, Selasa (22/3/2022).

Menurut Stella, seiring dengan adanya tren pekerjaan hibridaperusahaan kini mengalami tantangan terutama terkait dengan bagaimana agar pekerjaan lebih efisien dan tetap bisa berkolaborasi dengan karyawan walaupun terpisah jarak fisik.

Hal ini, sambung dia, akan dijawab oleh Lenovo dengan sistem mengelola layanan yang tidak hanya menghadirkan perangkat personal komputer yang cerdas, tetapi juga solusi membantu perusahaan mengelola dan mengendalikan perangkat yang tersebar selama pekerjaan hybrid.

“Bukan itu saja, perusahaan juga bisa melindungi perangkat untuk menghindari ancaman siber hingga penanganan perangkat elektronik yang kadaluarsa secara bertanggung jawab dan aman,” ucapnya.

Sementara itu, Services Business Development Manager Wenlly Thomas menuturkan, Lenovo Smart Fleet Services adalah manajemen aset komprehensif IT yang memberikan akses pencarian, pengawasan yang mempermudah perusahaan untuk mengelola aset yang menjadi fondasi bisnis perusahaan di era remote working.

Lenovo Smart Fleet Services, lanjutnya, juga memastikan setiap aturan, keamanan, performa perangkat, dan produktivitas pengguna akhir berlaku sama di seluruh endpoint.

Menurutnya, dengan kontrol yang lebih baik, perusahaan dapat menyesuaikan pengalaman IT bagi karyawan untuk memastikan bahwa pengguna didukung oleh teknologi cerdas yang intuitif dan memungkinkan mereka untuk menjadi produktif kapan pun dan di mana pun mereka memilih untuk bekerja.

Baca Juga   Hari Perempuan Sedunia 2022, Ini 5 Wanita yang Berpengaruh di Bidang Teknologi

“Manajemen aset TI menjadi sederhana karena Lenovo Smart Fleet Services disesuaikan menurut, di antaranya mengelola aset perangkat keras dan perangkat lunak secara proaktif, aset secara real-time, memelihara dan memprediksi kesehatan perangkat, memastikan keamanan dan sistem secara berkala, endpoint dan data kritis, serta mengoptimalkan total biaya kepemilikan,” terangnya.

Lebih lanjut Wenlly menyebut, dengan Smart Fleet Services dari Lenovo, manajemen aset IT bisa lebih komprehensif. Perusahaan dapat mengonsolidasikan manajemen perangkat dengan menggunakan set peralatan Mobile Device Management (MDM) tunggal.

Selain itu, sambungnya, tim IT juga dapat dengan mudah memanfaatkan aset ke pengguna dan perangkat lunak yang digunakan, mengoptimalkan biaya dan memastikan aset.

Tata kelola yang lebih baik ini, sebut Wenlly, akan meningkatkan pengalaman karyawan, memastikan bahwa karyawan tetap aman walaupun bekerja dari mana saja. Pengalaman karyawan yang meningkat akan berimbas positif pada kepuasan pelanggan sehingga pada akhirnya akan menciptakan pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi.

“Hebatnya lagi, sistem ini dapat mencegah peretasan akibat endpoint yang tidak sesuai standar dan memastikan bahwa pengguna serta aplikasi sudah terpasang dan bekerja, bahkan di luar jam kerja tim IT,” tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini:

lenovo

Konten Premium

Masuk/Daftar

.


Source link