Intip Teknologi Canggih Jembatan Timbang Kulwaru: Okezone Economy

SURAKARTA- Jembatan Timbang Kulwaru dilengkapi teknologi canggih. Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kulwaru, Yogyakarta, melakukan uji coba teknologi Weight in Motion (WIM) untuk mendeteksi truk.

Baca Juga: Anggota Dishub Nyaris Ditabrak Tronton yang Ogah Masuk Jembatan Timbang di Pasuruan

Pemasangan WIM ini dilakukan untuk meminimalisir truk Over Dimension Over Load (ODOL) yang tidak terdeteksi dan ditemukan di jalan. Selama ini, banyak truk-truk ODOL yang ‘kabur’ dan tidak melakukan muatan muatan di jembatan timbang. Dengan teknologi ini, muatan suatu truk bisa diketahui hanya dalam waktu beberapa detik saja.

“Jadi WIM ini sudah terpasang di UPPKB Kulwaru dan Losarang (Indramayu). 27/1/2022).

Baca Juga: Mindset Masyarakat tentang Terminal Bus: Kotor dan Kumuh

WIM yang terpasang di UPPKB Kulwaru ini berjenis sensor strip berwarna kuning yang pemasangannya ditanam di dalam beton. Kurang dari 1 detik, WIM bisa mendeteksi mengetahui muatan truk, apakah truk tersebut termasuk kategori ODOL lengkap dengan plat nomor truk tersebut.

“Jadi nanti truknya cuma lewat saja. Lalu nanti datanya akan muncul di komputer di ruang kendali, lalu melihat berapa plat nomornya, muatannya,” jelas Korsatpel UPPKB Kulwaru Sigit Saryanto.


Bila muatannya memenuhi aturan, maka truk akan diizinkan untuk terus jalan. Jika ternyata truk kelebihan muatan, maka truk tersebut harus masuk ke jembatan timbang dan mèreima penindakan dari petugas UPPKB dan sidang di tempat.

Tapi jika truk kabur, petugas UPPKB akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk meringkus pengemudi ‘nakal’ tersebut.

Menurut Sigit, sebuah pemasangan WIM di UPPKB Kulwaru dinilai menjadi kebutuhan. Dengan WIM, tidak hanya mendeteksi penemuan truk lebih mudah, namun lebih akurat dan meminimalkan ‘kompromi’ dengan pengemudi atau perusahaan.

Baca Juga   Saham Facebook Merosot 26 Persen Guncang Sektor Teknologi Global

Karena kita sebelum ada WIM memeriksa 5 kendaraan saja sulit sekali. Belum lagi jika ada selisih dengan pengemudi. Dengan adanya WIM tentulah muatan muatan kendaraan akan meningkat.


Source link