Ragam Manfaat Daun Serai untuk Kesehatan

Jakarta – Serai atau yang sering juga disebut sereh merupakan salah satu jenis tanaman yang sering dijadikan bahan bumbu dapur untuk mengharumkan makanan. Tanaman ini masuk dalam keluarga rumput (Poaceae) yang memiliki ciri, berdaun hijau kebiruan sederhana dengan tepi linier serta memiliki panjang daun sekitar 18-36 inci.

Di dalam daun serai yang terkandung Alkaloid, Flavonoid, dan beberapa monoterpen. Zat tersebut bekerja sebagai antiprotozoal, anti-inflammatory, antimikrobial, antibakterial, antidiabetes, antikolinesterase, molluscicidal, dan antijamur.

Selain itu tanaman yang memiliki nama ilmiah Cymbopogon citratus ini juga banyak mengandung minyak atsiri yang tersusun dari senyawa-senyawa monoterpene seperti sitral dan geraniol. Kandungan tersebut berfungsi sebagai antibakteri dan anti jamur. Selain itu beberapa studi menyebutkan bahwa serai memiliki sifat antidiare, anti filaria dan anti amuba.

Tidak jarang masyarakat Indonesia yang memanfaatkan daun serai sebagai salah satu resep kesehatan yang rutin dikonsumsi. Karena kandungan di dalam serai dianggap ampuh untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Banyak masyarakat yang mengkonsumsi dengan cara menyeduh air rebusan serai, dicampurkan dengan makanan dan lain-lain.

Bagi masyarakat yang belum mengetahui manfaat apa saja yang didapat ketika rutin mengkonsumsi serai, mari kita simak bersama .

1. Mengobati gigi berlubang dan infeksi gusi

Penyakit yang berawal dari pertumbuhan bakteri tidak terkontrol di dalam rongga mulut, seperti bakteri Streptococci, Lactobacilli, Staphylococci, Corynebacteria, dan berbagai anaerob di bakteroides tertentu.

Hal ini diakibatkan dari kurangnya nutrisi yang diterima gigi, rutin melakukan konsumsi diet kariogenik serta tidak memperhatikan kebersihan mulut. Dengan begitu kandungan yang terdapat pada serai dianggap ampuh untuk menekan perkembangan bakteri yang ada di mulut.

2. membantu pengobatan penyakit Selulitis

Selulitis merupakan infeksi pada lapisan kulit bawah yang disebabkan oleh bakteri dari golongan streptococcus dan Staphylococcus. Kondisi ini menyebabkan kulit terlihat memerah, bengkak, terasa lembut dan lembek serta terasa sakit bila ditekan.

Baca Juga   Manfaatkan Machine Learning Hingga AI, Menkes Budi Gunadi Dorong Transformasi Teknologi di Sektor Kesehatan

Berdasarkan beberapa penelitian menemukan bahwa Serai bisa dimanfaatkan sebagai terapi komplementer terhadap pengobatan selulitis karena sifat antibakteri dan antiinflamasinya dari kandungan fenolik seperti tanin dan serta minflavonyralak,

3. Menghambat naiknya kolesterol

Sifat yang dimiliki oleh tanaman serai seperti anti hiperlipidemia dan hiperkolesterolemia yang membantu menghasilkan kadar kolesterol yang sehat. Dengan mengkonsumsi teh serai secara rutin dianggap ampuh untuk menurunkan kolesterol jahat pada tubuh.

4. Anti kanker

Kandungan citral dalam serai memiliki kemampuan antikanker yang kuat terhadap beberapa garis sel kanker. Beberapa komponen serai dapat membantu melawan sel kanker.[]

(AgungBukit)




Source link